Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI) melalui lini penerbitannya turut ambil bagian dalam ajang Festival Literasi Sulawesi Utara (Sulut) 2026. Kegiatan yang menjadi wadah pertemuan para pegiat literasi, penulis, dan masyarakat ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 2 hingga 4 Oktober 2026, bertempat di areal Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado. Keikutsertaan Penerbit YBLI dalam festival bergengsi ini merupakan wujud nyata komitmen yayasan dalam mendukung pengembangan budaya literasi, khususnya di wilayah Sulawesi Utara, serta memperluas akses masyarakat terhadap dunia tulis-menulis dan penerbitan buku berkualitas.
Selama kegiatan berlangsung, anjang pameran Penerbit YBLI berhasil menarik perhatian para pengunjung, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru, hingga penulis independen. Berbagai karya buku pilihan dari ragam genre turut dipamerkan untuk memperkenalkan kekayaan khazanah literasi yang diterbitkan oleh YBLI. Selain pameran buku, tim Penerbit YBLI juga membuka layanan konsultasi dan informasi bagi masyarakat, khususnya para penulis pemula, akademisi, dan peneliti yang ingin menerbitkan naskah mereka. Berbagai penawaran menarik serta kemudahan proses publikasi buku diperkenalkan langsung kepada pengunjung yang memiliki minat besar dalam dunia kepenulisan.
Puncak kehangatan partisipasi Penerbit YBLI terlihat dalam salah satu agenda utama acara. Di sela-sela kesempatan talkshow, pihak penerbit melalui HK Repi berkesempatan menyerahkan buku secara langsung kepada penulis sekaligus musisi ternama tanah air, Dee Lestari, sebagai bentuk apresiasi atas inspirasi dan kontribusinya yang luar biasa di dunia literasi nasional, didampingi oleh Standius Bara Prima Lumbaa dan Faradila Bachmid. Momen penuh kebersamaan tersebut disambut sangat antusias oleh para peserta yang memadati lokasi acara.
Perwakilan tim Penerbit YBLI di lokasi kegiatan menyampaikan bahwa melalui Festival Literasi Sulut 2026 ini, mereka ingin merangkul lebih banyak penulis lokal dan masyarakat untuk bersama-sama memajukan literasi. YBLI siap mendampingi setiap langkah, mulai dari penyuntingan hingga naskah siap terbit dan dibaca oleh khalayak luas.
Festival Literasi Sulut 2026 sendiri diisi dengan berbagai rangkaian acara menarik, seperti bincang-bincang buku (talkshow), workshop kepenulisan, lapak baca, serta pameran dari berbagai penerbit dan instansi pendidikan. Kehadiran Penerbit YBLI di tengah-tengah acara ini mendapat sambutan hangat dari para pengunjung yang antusias berkunjung ke stan pameran. Dengan berakhirnya kegiatan ini pada 4 Oktober 2026, Penerbit YBLI berharap semangat literasi di Sulawesi Utara terus tumbuh dan melahirkan lebih banyak penulis inspiratif yang mampu menorehkan karya-karya terbaik bagi bangsa.





