Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI) menyambut kunjungan kerja jajaran pimpinan tertinggi PT Pertamina (Persero) di Sekretariat Komunitas Tuli Peduli Bitung (KALEB) pada Senin, 24 Agustus 2026. Kunjungan ini dilaksanakan untuk meninjau secara langsung perkembangan dan dampak lapangan dari Program Penyelenggaraan Akses dan Pemberdayaan Usaha (PADU), sebuah inisiatif pendampingan ekonomi inklusif yang digagas YBLI bersama mitra strategis.
Rombongan pimpinan PT Pertamina (Persero) yang hadir dalam agenda peninjauan ini dipimpin langsung oleh Komisaris Utama Sabar Yudo Suroso, didampingi oleh Komisaris Wanti Waranei Franky Mamahit, serta Direktur Pemasaran Korporat Alimuddin Baso.
Kedatangan jajaran dewan komisaris dan direksi tersebut disambut hangat oleh pengurus YBLI beserta belasan anggota Komunitas KALEB. Dalam rangkaian peninjauan, rombongan diajak melihat langsung berbagai aktivitas produksi dan hasil keterampilan wirausaha yang telah dikembangkan oleh para anggota Tuli Bitung selama masa pendampingan program.
Suasana pertemuan berlangsung akrab dan inklusif. Jajaran pimpinan Pertamina tidak hanya meninjau kesiapan sarana usaha, tetapi juga menyempatkan diri untuk berinteraksi secara langsung menggunakan bahasa isyarat dasar. Momen belajar bahasa isyarat bersama ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang mempererat hubungan antara pihak korporasi dan komunitas penerima manfaat.
Selain berinteraksi, para pimpinan Pertamina memberikan arahan serta dorongan motivasi bagi seluruh anggota KALEB agar terus memupuk semangat kemandirian, meningkatkan mutu produk usaha, serta tidak ragu untuk mengambil peran aktif dalam roda perekonomian lokal.
Program PADU yang dikelola oleh YBLI berfokus pada penguatan kapasitas modal sosial dan ekonomi bagi kelompok rentan serta disabilitas. Melalui penerapan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), program ini bertujuan membuka akses pasar, pelatihan manajemen usaha, serta penyediaan fasilitas pendukung agar teman-teman disabilitas rungu dapat bersaing secara mandiri.
Kehadiran jajaran pimpinan PT Pertamina (Persero) di Bitung ini menegaskan pentingnya sinergi antara lembaga non-pemerintah dan sektor korporasi dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan berkelanjutan. Melalui kunjungan ini, YBLI berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pendampingan dan memastikan seluruh program pemberdayaan memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan komunitas ramah disabilitas di Sulawesi Utara.




