Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI) menggelar pertemuan strategis bersama PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung dan Kaleb untuk melaksanakan evaluasi mendalam terhadap program Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU). Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau efektivitas pendampingan serta capaian pembelajaran yang telah berjalan bagi para peserta disabilitas. Evaluasi kolektif ini menjadi langkah krusial dalam memastikan bahwa setiap kurikulum dan metode pengajaran yang diterapkan tetap relevan serta memberikan dampak nyata bagi kemandirian intelektual dan keterampilan para penyandang disabilitas di wilayah Bitung.
Dalam diskusi tersebut, para mitra menyoroti perkembangan positif serta tantangan teknis yang dihadapi selama implementasi program di lapangan. Kolaborasi antara YBLI, Pertamina Patra Niaga IT Bitung, dan Kaleb menekankan pada terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan aksesibel, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk unggul. Data hasil evaluasi ini akan digunakan sebagai landasan utama untuk melakukan penyesuaian program, guna memastikan Pusat Ajar Disabilitas Unggul tetap menjadi wadah pemberdayaan yang efektif dan berkelanjutan bagi masyarakat rentan.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung hak-hak disabilitas melalui pendidikan yang berkualitas. PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung menegaskan dukungannya terhadap inisiatif sosial yang inklusif, sementara YBLI fokus pada pengembangan metodologi ajar yang lebih inovatif. Melalui langkah evaluasi ini, diharapkan program PADU dapat terus berkembang menjadi model percontohan pusat pembelajaran disabilitas yang unggul, mandiri, dan berdaya saing di masa depan.



