YBLI LOGO

Yayasan Bina Lentera Insan

Jadilah lentera yang menerangi

Bahasa
id
en

The Conservation of Species Endemic to Wallacea Bioregion – Anoa, Tangkasi, Bear Cuscus, and Yaki

Bahasa:

Status Rilisan:

The Conservation of Species Endemic to Wallacea Bioregion – Anoa, Tangkasi, Bear Cuscus, and Yaki

Buku ini membahas upaya pelestarian empat satwa endemik yang hidup di kawasan bioregion Wallacea, wilayah unik yang menjadi peralihan keanekaragaman hayati Asia dan Australia. Anoa (kerbau kerdil Sulawesi), tangkasi (tarsius Sulawesi), bear cuscus (kuskus beruang), dan yaki (macaque hitam Sulawesi) masing-masing menghadapi tekanan serius akibat perusakan habitat, perburuan, dan perubahan bentang alam.

Melalui tinjauan ilmiah dan kisah lapangan, buku ini menguraikan status konservasi terkini, karakteristik ekologi, ancaman utama, serta strategi perlindungan yang melibatkan pendekatan habitat protection, edukasi masyarakat lokal, dan kolaborasi antar-lembaga. Dilengkapi dokumentasi dan data pendukung, karya ini menjadi referensi penting bagi praktisi konservasi, peneliti, mahasiswa, maupun pembaca umum yang peduli terhadap kelestarian kekayaan fauna Wallacea.

LinkedIn
Facebook
Telegram
WhatsApp

#10 Buku Terbitan Terbaru

Yayasan Bina Lentera Insan

Pengantar Komunikasi Kesehatan: Perspektif Akademik dan Profesional

Farmasi Kesehatan Masyarakat

Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit

Kesehatan dan Fungsi Oral serta Kekuatan Fisik Pada Lansia

Riparian Sebagai Habitat Krabuku Tangkasi (Tarsius Spectrumgurskyae) di Sulawesi Utara

Riset Operasi

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Teori Ekonomi Makro 2

Konsep Dasar Keperawatan (Proses Keperawatan)

Kecerdasan Buatan (Logika Fuzzy : Teori, Desain Sistem, dan Implementasi Praktis)

The Conservation of Species Endemic to Wallacea Bioregion – Anoa, Tangkasi, Bear Cuscus, and Yaki

The Conservation of Species Endemic to Wallacea Bioregion – Anoa, Tangkasi, Bear Cuscus, and Yaki

Buku ini membahas upaya pelestarian empat satwa endemik yang hidup di kawasan bioregion Wallacea, wilayah unik yang menjadi peralihan keanekaragaman hayati Asia dan Australia. Anoa (kerbau kerdil Sulawesi), tangkasi (tarsius Sulawesi), bear cuscus (kuskus beruang), dan yaki (macaque hitam Sulawesi) masing-masing menghadapi tekanan serius akibat perusakan habitat, perburuan, dan perubahan bentang alam.

Melalui tinjauan ilmiah dan kisah lapangan, buku ini menguraikan status konservasi terkini, karakteristik ekologi, ancaman utama, serta strategi perlindungan yang melibatkan pendekatan habitat protection, edukasi masyarakat lokal, dan kolaborasi antar-lembaga. Dilengkapi dokumentasi dan data pendukung, karya ini menjadi referensi penting bagi praktisi konservasi, peneliti, mahasiswa, maupun pembaca umum yang peduli terhadap kelestarian kekayaan fauna Wallacea.

#10 Buku Terbitan Terbaru

Yayasan Bina Lentera Insan

Pengantar Komunikasi Kesehatan: Perspektif Akademik dan Profesional

Farmasi Kesehatan Masyarakat

Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit

Kesehatan dan Fungsi Oral serta Kekuatan Fisik Pada Lansia

Riparian Sebagai Habitat Krabuku Tangkasi (Tarsius Spectrumgurskyae) di Sulawesi Utara

Riset Operasi

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Teori Ekonomi Makro 2

Konsep Dasar Keperawatan (Proses Keperawatan)

Kecerdasan Buatan (Logika Fuzzy : Teori, Desain Sistem, dan Implementasi Praktis)

The Conservation of Species Endemic to Wallacea Bioregion – Anoa, Tangkasi, Bear Cuscus, and Yaki

The Conservation of Species Endemic to Wallacea Bioregion – Anoa, Tangkasi, Bear Cuscus, and Yaki

Buku ini membahas upaya pelestarian empat satwa endemik yang hidup di kawasan bioregion Wallacea, wilayah unik yang menjadi peralihan keanekaragaman hayati Asia dan Australia. Anoa (kerbau kerdil Sulawesi), tangkasi (tarsius Sulawesi), bear cuscus (kuskus beruang), dan yaki (macaque hitam Sulawesi) masing-masing menghadapi tekanan serius akibat perusakan habitat, perburuan, dan perubahan bentang alam.

Melalui tinjauan ilmiah dan kisah lapangan, buku ini menguraikan status konservasi terkini, karakteristik ekologi, ancaman utama, serta strategi perlindungan yang melibatkan pendekatan habitat protection, edukasi masyarakat lokal, dan kolaborasi antar-lembaga. Dilengkapi dokumentasi dan data pendukung, karya ini menjadi referensi penting bagi praktisi konservasi, peneliti, mahasiswa, maupun pembaca umum yang peduli terhadap kelestarian kekayaan fauna Wallacea.

#10 Buku Terbitan Terbaru

Yayasan Bina Lentera Insan

...

Chat ke Mimin
YBLI LOGO

Yayasan Bina Lentera Insan

Jadilah lentera yang menerangi

Yayasan Bina Lentera Insan merupakan lembaga sosial kemasyarakatan yang bergerak di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Hubungi Kami