YBLI LOGO

Yayasan Bina Lentera Insan

Jadilah lentera yang menerangi

Bahasa
id
en

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Bahasa:

Status Rilisan:

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Buku Fisiologi Sistem Saraf Otonom ini disusun sebagai sumber belajar komprehensif bagi mahasiswa dan praktisi kedokteran untuk memahami mekanisme dasar yang mengatur fungsi sistem saraf otonom (SSO). Sistem saraf otonom, yang terdiri atas komponen simpatis, parasimpatis, dan enterik, berperan penting dalam menjaga homeostasis melalui regulasi aktivitas visceral seperti kardiovaskular, respirasi, pencernaan, endokrin, dan urogenital. Buku ini menguraikan secara sistematis anatomi, neurotransmiter, dan reseptor yang terlibat dalam transmisi sinyal otonom, disertai penjelasan mendalam mengenai mekanisme fisiologis dan interaksi jaringan saraf dengan sistem tubuh lainnya. Selain itu, pembahasan dilengkapi dengan aplikasi klinis yang menjelaskan berbagai kondisi patologis akibat disfungsi otonom, termasuk hipotensi ortostatik, gangguan motilitas gastrointestinal, serta kelainan neurodegeneratif. Melalui pendekatan integratif yang menghubungkan ilmu dasar dengan fenomena klinis modern, buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pendidikan kedokteran dan riset fisiologi manusia.

LinkedIn
Facebook
Telegram
WhatsApp

#10 Buku Terbitan Terbaru

Yayasan Bina Lentera Insan

Pengantar Komunikasi Kesehatan: Perspektif Akademik dan Profesional

Farmasi Kesehatan Masyarakat

Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit

Kesehatan dan Fungsi Oral serta Kekuatan Fisik Pada Lansia

Riparian Sebagai Habitat Krabuku Tangkasi (Tarsius Spectrumgurskyae) di Sulawesi Utara

Riset Operasi

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Teori Ekonomi Makro 2

Konsep Dasar Keperawatan (Proses Keperawatan)

Kecerdasan Buatan (Logika Fuzzy : Teori, Desain Sistem, dan Implementasi Praktis)

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Buku Fisiologi Sistem Saraf Otonom ini disusun sebagai sumber belajar komprehensif bagi mahasiswa dan praktisi kedokteran untuk memahami mekanisme dasar yang mengatur fungsi sistem saraf otonom (SSO). Sistem saraf otonom, yang terdiri atas komponen simpatis, parasimpatis, dan enterik, berperan penting dalam menjaga homeostasis melalui regulasi aktivitas visceral seperti kardiovaskular, respirasi, pencernaan, endokrin, dan urogenital. Buku ini menguraikan secara sistematis anatomi, neurotransmiter, dan reseptor yang terlibat dalam transmisi sinyal otonom, disertai penjelasan mendalam mengenai mekanisme fisiologis dan interaksi jaringan saraf dengan sistem tubuh lainnya. Selain itu, pembahasan dilengkapi dengan aplikasi klinis yang menjelaskan berbagai kondisi patologis akibat disfungsi otonom, termasuk hipotensi ortostatik, gangguan motilitas gastrointestinal, serta kelainan neurodegeneratif. Melalui pendekatan integratif yang menghubungkan ilmu dasar dengan fenomena klinis modern, buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pendidikan kedokteran dan riset fisiologi manusia.

#10 Buku Terbitan Terbaru

Yayasan Bina Lentera Insan

Pengantar Komunikasi Kesehatan: Perspektif Akademik dan Profesional

Farmasi Kesehatan Masyarakat

Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit

Kesehatan dan Fungsi Oral serta Kekuatan Fisik Pada Lansia

Riparian Sebagai Habitat Krabuku Tangkasi (Tarsius Spectrumgurskyae) di Sulawesi Utara

Riset Operasi

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Teori Ekonomi Makro 2

Konsep Dasar Keperawatan (Proses Keperawatan)

Kecerdasan Buatan (Logika Fuzzy : Teori, Desain Sistem, dan Implementasi Praktis)

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Fisiologi Sistem Saraf Otonom

Buku Fisiologi Sistem Saraf Otonom ini disusun sebagai sumber belajar komprehensif bagi mahasiswa dan praktisi kedokteran untuk memahami mekanisme dasar yang mengatur fungsi sistem saraf otonom (SSO). Sistem saraf otonom, yang terdiri atas komponen simpatis, parasimpatis, dan enterik, berperan penting dalam menjaga homeostasis melalui regulasi aktivitas visceral seperti kardiovaskular, respirasi, pencernaan, endokrin, dan urogenital. Buku ini menguraikan secara sistematis anatomi, neurotransmiter, dan reseptor yang terlibat dalam transmisi sinyal otonom, disertai penjelasan mendalam mengenai mekanisme fisiologis dan interaksi jaringan saraf dengan sistem tubuh lainnya. Selain itu, pembahasan dilengkapi dengan aplikasi klinis yang menjelaskan berbagai kondisi patologis akibat disfungsi otonom, termasuk hipotensi ortostatik, gangguan motilitas gastrointestinal, serta kelainan neurodegeneratif. Melalui pendekatan integratif yang menghubungkan ilmu dasar dengan fenomena klinis modern, buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pendidikan kedokteran dan riset fisiologi manusia.

#10 Buku Terbitan Terbaru

Yayasan Bina Lentera Insan

...

Chat ke Mimin
YBLI LOGO

Yayasan Bina Lentera Insan

Jadilah lentera yang menerangi

Yayasan Bina Lentera Insan merupakan lembaga sosial kemasyarakatan yang bergerak di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Hubungi Kami