Bahasa:
- Indonesia
Status Rilisan:
- Telah Terbit

Jadilah lentera yang menerangi

Jadilah lentera yang menerangi
Bahasa:
Status Rilisan:
Buku Fisiologi Sistem Saraf Otonom ini disusun sebagai sumber belajar komprehensif bagi mahasiswa dan praktisi kedokteran untuk memahami mekanisme dasar yang mengatur fungsi sistem saraf otonom (SSO). Sistem saraf otonom, yang terdiri atas komponen simpatis, parasimpatis, dan enterik, berperan penting dalam menjaga homeostasis melalui regulasi aktivitas visceral seperti kardiovaskular, respirasi, pencernaan, endokrin, dan urogenital. Buku ini menguraikan secara sistematis anatomi, neurotransmiter, dan reseptor yang terlibat dalam transmisi sinyal otonom, disertai penjelasan mendalam mengenai mekanisme fisiologis dan interaksi jaringan saraf dengan sistem tubuh lainnya. Selain itu, pembahasan dilengkapi dengan aplikasi klinis yang menjelaskan berbagai kondisi patologis akibat disfungsi otonom, termasuk hipotensi ortostatik, gangguan motilitas gastrointestinal, serta kelainan neurodegeneratif. Melalui pendekatan integratif yang menghubungkan ilmu dasar dengan fenomena klinis modern, buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pendidikan kedokteran dan riset fisiologi manusia.
#10 Buku Terbitan Terbaru
Yayasan Bina Lentera Insan
Buku Fisiologi Sistem Saraf Otonom ini disusun sebagai sumber belajar komprehensif bagi mahasiswa dan praktisi kedokteran untuk memahami mekanisme dasar yang mengatur fungsi sistem saraf otonom (SSO). Sistem saraf otonom, yang terdiri atas komponen simpatis, parasimpatis, dan enterik, berperan penting dalam menjaga homeostasis melalui regulasi aktivitas visceral seperti kardiovaskular, respirasi, pencernaan, endokrin, dan urogenital. Buku ini menguraikan secara sistematis anatomi, neurotransmiter, dan reseptor yang terlibat dalam transmisi sinyal otonom, disertai penjelasan mendalam mengenai mekanisme fisiologis dan interaksi jaringan saraf dengan sistem tubuh lainnya. Selain itu, pembahasan dilengkapi dengan aplikasi klinis yang menjelaskan berbagai kondisi patologis akibat disfungsi otonom, termasuk hipotensi ortostatik, gangguan motilitas gastrointestinal, serta kelainan neurodegeneratif. Melalui pendekatan integratif yang menghubungkan ilmu dasar dengan fenomena klinis modern, buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pendidikan kedokteran dan riset fisiologi manusia.
#10 Buku Terbitan Terbaru
Yayasan Bina Lentera Insan
Buku Fisiologi Sistem Saraf Otonom ini disusun sebagai sumber belajar komprehensif bagi mahasiswa dan praktisi kedokteran untuk memahami mekanisme dasar yang mengatur fungsi sistem saraf otonom (SSO). Sistem saraf otonom, yang terdiri atas komponen simpatis, parasimpatis, dan enterik, berperan penting dalam menjaga homeostasis melalui regulasi aktivitas visceral seperti kardiovaskular, respirasi, pencernaan, endokrin, dan urogenital. Buku ini menguraikan secara sistematis anatomi, neurotransmiter, dan reseptor yang terlibat dalam transmisi sinyal otonom, disertai penjelasan mendalam mengenai mekanisme fisiologis dan interaksi jaringan saraf dengan sistem tubuh lainnya. Selain itu, pembahasan dilengkapi dengan aplikasi klinis yang menjelaskan berbagai kondisi patologis akibat disfungsi otonom, termasuk hipotensi ortostatik, gangguan motilitas gastrointestinal, serta kelainan neurodegeneratif. Melalui pendekatan integratif yang menghubungkan ilmu dasar dengan fenomena klinis modern, buku ini diharapkan menjadi referensi penting dalam pendidikan kedokteran dan riset fisiologi manusia.
...