Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong penguatan tata kelola lingkungan berbasis partisipasi melalui kegiatan RANTARA (Rawat Alam Nusantara) yang digelar di Hotel Peninsula Manado pada Sabtu (14/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian proyek RISE, sebuah konsorsium kerja sama antara universitas dan lembaga swadaya masyarakat di Indonesia dan Belanda (termasuk Yayasan Humanis Inovasi Sosial/Hivos). Pertemuan ini menjadi wadah strategis bagi perwakilan siswa dari berbagai sekolah di Manado, di antaranya SMA Muhammadiyah Manado, SMA Negeri 3 Manado, SMA Negeri 7 Manado, SMA Negeri 8 Manado, dan SMA Negeri 9 Manado, untuk menerjemahkan hasil riset ketangguhan sosial-ekologi menjadi aksi nyata di tingkat lokal.
Dalam sesi diskusi, Ketua Yayasan Bina Lentera Insan, Asep Rahman, menekankan bahwa generasi muda adalah future leaders yang memiliki literasi ekologi progresif. Senada dengan hal tersebut, Manager Program YBLI, Fahmi Kangiden, menjelaskan bahwa keterlibatan aktif siswa dari berbagai sekolah ini merupakan implementasi penting dalam menjaga keberlanjutan alam dan membangun ketangguhan wilayah. Kegiatan ini juga menghadirkan perspektif lintas sektor, mulai dari dukungan dunia usaha yang disampaikan oleh Nandang Suhendar selaku GM Hotel Peninsula Manado, hingga pemaparan mengenai mitigasi bencana oleh Mursid Pangalima yang hadir mewakili BPBD Kota Manado, guna memberikan wawasan komprehensif bagi para peserta.
Aksi nyata siswa menjadi sorotan utama, seperti pemaparan Jhofan Margani mengenai program Bank Sampah di SMA Negeri 7 Manado yang aktif melibatkan seluruh warga sekolah dalam pemilahan sampah plastik. Praktik baik ini juga sejalan dengan inisiatif di SMA Muhammadiyah Manado yang berada di wilayah rentan bencana namun tetap konsisten dalam penguatan sistem pengelolaan sampah sekolah yang terorganisir. Melalui sinergi dalam program RISE ini, YBLI berharap kolaborasi erat antara sekolah, pemerintah melalui BPBD, dan mitra internasional dapat terus melahirkan inovator muda yang tangguh dalam menjaga kelestarian ekosistem nusantara demi kesejahteraan warga secara kolektif.








