Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Sulawesi Utara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI) sebagai langkah strategis untuk memperkuat berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pengembangan kesehatan tradisional dan ekonomi komunitas. Penandatanganan ini berlangsung di sela-sela Musyawarah Wilayah (Muswil) ICMI Sulawesi Utara yang digelar di Hotel Aston Manado pada Sabtu (22/11/2025), dan menjadi salah satu agenda penting yang menegaskan komitmen ICMI dalam memperkuat jejaring kolaboratif di daerah.
Kolaborasi ini bukan yang pertama bagi kedua pihak. Sebelumnya, ICMI Sulut telah berperan signifikan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan ruang produksi herbal binaan YBLI, sehingga fasilitas tersebut kini memenuhi standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Dukungan tersebut menjadi fondasi krusial bagi pengembangan produk herbal yang aman, berkualitas, dan kompetitif.
MoU ditandatangani langsung oleh Ketua ICMI Sulawesi Utara, Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, dan Ketua Yayasan Bina Lentera Insan, Asep Rahman, SKM., M.Kes. Kedua pihak menegaskan bahwa kerja sama ini akan diperluas untuk mencakup penelitian, pelatihan, pendampingan UMKM, serta program edukasi masyarakat di berbagai sektor strategis yang relevan dengan perkembangan daerah.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, ICMI Sulut dan YBLI berharap dapat mendorong peningkatan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem inovasi lokal. Kolaborasi ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi lahirnya pusat-pusat pemberdayaan baru yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan ekonomi di Sulawesi Utara.



