Bahasa:
- Indonesia
Status Rilisan:
- Segera Terbit

Jadilah lentera yang menerangi

Jadilah lentera yang menerangi
Bahasa:
Status Rilisan:
Buku ini membahas peran strategis peternakan sapi potong dalam mendukung akselerasi produksi pangan, khususnya penyediaan protein hewani, peningkatan pendapatan peternak, penguatan ketahanan pangan nasional, serta pengembangan agribisnis peternakan yang berkelanjutan. Buku ini disusun berdasarkan hasil penelitian tim Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi dengan objek kajian petani-peternak sapi potong, baik secara individu maupun kelompok. Pembahasan meliputi tujuan pengembangan usaha sapi potong, prospek pengembangan sapi potong lokal, kondisi populasi dan produktivitas ternak, manajemen pemeliharaan, kebijakan peternakan, peran mekanisasi pertanian, serta strategi akselerasi produksi pangan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa usaha sapi potong lokal di pedesaan memiliki prospek yang baik dan layak dikembangkan, meskipun masih didominasi pola usaha tradisional berskala kecil. Di Kabupaten Minahasa, sapi potong lokal menunjukkan daya saing yang cukup baik, ditunjukkan oleh sebaran wilayah basis ternak, keuntungan usaha yang positif, serta nilai kelayakan usaha yang mendukung pengembangan lebih lanjut. Produktivitas ternak sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit, manajemen pakan, kesehatan ternak, sistem kandang, dan pemanfaatan pakan lokal. Selain itu, mekanisasi pertanian berperan penting dalam efisiensi penyediaan pakan, pengelolaan limbah, dan penghematan tenaga kerja, walaupun penerapannya masih menghadapi kendala biaya, akses teknologi, dan kapasitas peternak.
Buku ini menegaskan bahwa akselerasi produksi pangan berbasis peternakan sapi potong perlu dilakukan melalui peningkatan populasi dan produktivitas ternak, perbaikan manajemen pakan, penguatan kesehatan hewan, adopsi teknologi, pengembangan sistem agribisnis, dukungan kebijakan dan kelembagaan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan. Keberhasilan akselerasi tersebut ditandai oleh meningkatnya populasi, produktivitas, produksi daging, efisiensi usaha, dan kesejahteraan peternak. Dengan demikian, pengembangan peternakan sapi potong tidak hanya penting bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional, tetapi juga bagi pembangunan ekonomi pedesaan dan keberlanjutan sistem pertanian-peternakan.
#10 Buku Terbitan Terbaru
Yayasan Bina Lentera Insan
Buku ini membahas peran strategis peternakan sapi potong dalam mendukung akselerasi produksi pangan, khususnya penyediaan protein hewani, peningkatan pendapatan peternak, penguatan ketahanan pangan nasional, serta pengembangan agribisnis peternakan yang berkelanjutan. Buku ini disusun berdasarkan hasil penelitian tim Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi dengan objek kajian petani-peternak sapi potong, baik secara individu maupun kelompok. Pembahasan meliputi tujuan pengembangan usaha sapi potong, prospek pengembangan sapi potong lokal, kondisi populasi dan produktivitas ternak, manajemen pemeliharaan, kebijakan peternakan, peran mekanisasi pertanian, serta strategi akselerasi produksi pangan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa usaha sapi potong lokal di pedesaan memiliki prospek yang baik dan layak dikembangkan, meskipun masih didominasi pola usaha tradisional berskala kecil. Di Kabupaten Minahasa, sapi potong lokal menunjukkan daya saing yang cukup baik, ditunjukkan oleh sebaran wilayah basis ternak, keuntungan usaha yang positif, serta nilai kelayakan usaha yang mendukung pengembangan lebih lanjut. Produktivitas ternak sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit, manajemen pakan, kesehatan ternak, sistem kandang, dan pemanfaatan pakan lokal. Selain itu, mekanisasi pertanian berperan penting dalam efisiensi penyediaan pakan, pengelolaan limbah, dan penghematan tenaga kerja, walaupun penerapannya masih menghadapi kendala biaya, akses teknologi, dan kapasitas peternak.
Buku ini menegaskan bahwa akselerasi produksi pangan berbasis peternakan sapi potong perlu dilakukan melalui peningkatan populasi dan produktivitas ternak, perbaikan manajemen pakan, penguatan kesehatan hewan, adopsi teknologi, pengembangan sistem agribisnis, dukungan kebijakan dan kelembagaan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan. Keberhasilan akselerasi tersebut ditandai oleh meningkatnya populasi, produktivitas, produksi daging, efisiensi usaha, dan kesejahteraan peternak. Dengan demikian, pengembangan peternakan sapi potong tidak hanya penting bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional, tetapi juga bagi pembangunan ekonomi pedesaan dan keberlanjutan sistem pertanian-peternakan.
#10 Buku Terbitan Terbaru
Yayasan Bina Lentera Insan
Buku ini membahas peran strategis peternakan sapi potong dalam mendukung akselerasi produksi pangan, khususnya penyediaan protein hewani, peningkatan pendapatan peternak, penguatan ketahanan pangan nasional, serta pengembangan agribisnis peternakan yang berkelanjutan. Buku ini disusun berdasarkan hasil penelitian tim Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi dengan objek kajian petani-peternak sapi potong, baik secara individu maupun kelompok. Pembahasan meliputi tujuan pengembangan usaha sapi potong, prospek pengembangan sapi potong lokal, kondisi populasi dan produktivitas ternak, manajemen pemeliharaan, kebijakan peternakan, peran mekanisasi pertanian, serta strategi akselerasi produksi pangan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa usaha sapi potong lokal di pedesaan memiliki prospek yang baik dan layak dikembangkan, meskipun masih didominasi pola usaha tradisional berskala kecil. Di Kabupaten Minahasa, sapi potong lokal menunjukkan daya saing yang cukup baik, ditunjukkan oleh sebaran wilayah basis ternak, keuntungan usaha yang positif, serta nilai kelayakan usaha yang mendukung pengembangan lebih lanjut. Produktivitas ternak sangat dipengaruhi oleh kualitas bibit, manajemen pakan, kesehatan ternak, sistem kandang, dan pemanfaatan pakan lokal. Selain itu, mekanisasi pertanian berperan penting dalam efisiensi penyediaan pakan, pengelolaan limbah, dan penghematan tenaga kerja, walaupun penerapannya masih menghadapi kendala biaya, akses teknologi, dan kapasitas peternak.
Buku ini menegaskan bahwa akselerasi produksi pangan berbasis peternakan sapi potong perlu dilakukan melalui peningkatan populasi dan produktivitas ternak, perbaikan manajemen pakan, penguatan kesehatan hewan, adopsi teknologi, pengembangan sistem agribisnis, dukungan kebijakan dan kelembagaan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan. Keberhasilan akselerasi tersebut ditandai oleh meningkatnya populasi, produktivitas, produksi daging, efisiensi usaha, dan kesejahteraan peternak. Dengan demikian, pengembangan peternakan sapi potong tidak hanya penting bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional, tetapi juga bagi pembangunan ekonomi pedesaan dan keberlanjutan sistem pertanian-peternakan.

Jadilah lentera yang menerangi
Yayasan Bina Lentera Insan merupakan lembaga sosial kemasyarakatan yang bergerak di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Sekretariat YBLI
Kontak Kami
Jam Operasional
Informasi YBLI
Unit Kegiatan

Jadilah lentera yang menerangi
Yayasan Bina Lentera Insan merupakan lembaga sosial kemasyarakatan yang bergerak di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Sekretariat YBLI
Unit Kegiatan
Informasi YBLI
Jam Operasional
Yayasan Bina Lentera Insan merupakan lembaga sosial kemasyarakatan yang bergerak di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Unit Kegiatan
Informasi YBLI
Sekretariat YBLI
Kontak Kami
Social Media
Jam Operasional
...