Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI) kembali mengambil langkah strategis dalam memperluas wawasan dan membangun kemitraan. Tim YBLI melakukan kunjungan studi tiru ke Yogyakarta, dengan agenda utama memperdalam pembelajaran mengenai inovasi kesehatan, pemanfaatan limbah, serta pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, YBLI menjalin kemitraan dengan UntukTeman.id, sebuah platform yang bergerak di isu kesehatan. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dan literasi kesehatan masyarakat.
Selain itu, tim YBLI juga berkunjung ke Kulon Progo untuk mempelajari pengolahan sabut kelapa menjadi cocofiber dan cocopeat. Teknologi sederhana namun berdampak besar ini menarik perhatian karena Sulawesi Utara memiliki potensi bahan baku sabut kelapa yang melimpah. Dengan mengadopsi praktik serupa, sabut kelapa yang selama ini dianggap limbah dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya itu, YBLI juga menyempatkan diri untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan sampah di TPS 3R Go Sari, Kalurahan Guwosari. Model reduce, reuse, recycle yang diterapkan di sana menunjukkan bagaimana keterlibatan aktif masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, sekaligus memberi nilai tambah bagi warga.
Melalui rangkaian kunjungan di Yogyakarta ini, YBLI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program-program yang adaptif dan berkelanjutan. Pembelajaran dari berbagai praktik baik akan menjadi dasar penting dalam merancang inovasi di bidang kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Sulawesi Utara.











