Yayasan Bina Lentera Insan (YBLI) terus memperkuat langkah strategis dalam pengembangan obat tradisional melalui jejaring kolaboratif. Dalam rangka menyiapkan kerja sama, tim YBLI melakukan kunjungan langsung ke Rumah Atsiri Indonesia dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) di Tawangmangu, Jawa Tengah pada 16 Juni 2025.
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi awal untuk merumuskan bentuk kerja sama yang mencakup penelitian bersama, pengembangan produk herbal berbasis atsiri, pelatihan, hingga penguatan kapasitas komunitas pengolah bahan baku tanaman obat yang menjadi mitra YBLI.
B2P2TOOT, sebagai salah satu unit kerja di bawah Kementerian Kesehatan RI, memiliki fasilitas lengkap untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan tradisional. Fasilitas tersebut meliputi kebun tanaman obat yang terintegrasi, klinik pelayanan kesehatan tradisional, serta program pelatihan bagi tenaga kesehatan yang ingin mendalami atau menyelenggarakan layanan kesehatan tradisional berbasis bukti ilmiah.
Sementara itu, Rumah Atsiri Indonesia, yang mengusung konsep eduwisata berbasis atsiri, menawarkan pengalaman pembelajaran yang mendalam tentang budidaya, ekstraksi, dan pemanfaatan tanaman atsiri secara modern dan ramah lingkungan. YBLI melihat potensi kolaborasi dengan Rumah Atsiri sebagai bagian penting dalam membangun kesadaran publik dan nilai tambah produk herbal lokal.
Kunjungan ini menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih luas dan terstruktur, dengan harapan dapat memperkuat ekosistem herbal nasional yang berpihak pada pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. YBLI berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dalam wirausaha sosial yang tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga berdampak bagi kesehatan dan kemandirian komunitas.









